Dua Terdakwa Pembunuh Dengan Gagang Cangkul Dituntut Hukuman Mati

Dua Terdakwa Pembunuh Dengan Gagang Cangkul Dituntut Hukuman Mati
Dua terdakwa diskusi dengan kuasa hukum

Brita7.com –  Terdakwa Rahmat Arifin (24),dan Imam Hapriyadi (24)  pembunuh Eno Parihah  dengan menggunakan gagang cangkul,dituntut hukuman mati oleh Jaksa Penuntut Umum.

Keluarga korban hadir dalam sidang yang digelar di Pengadilan Negeri (PN) Tangerang pada Rabu (25/1/2017).Dalam surat tuntutannya, jaksa menyebutkan hal-hal yang memberatkan terdakwa yakni perbuatannya membunuh Eno dilakukan secara sadis, perbuatan mereka menimbulkan penderitaan mendalam bagi kekuarga korban , terdakwa berbelit dan tidak mengakui perbuatannya.

Jaksa Penuntut Umum, M Iqbal Hadjarati dalam persidangan di PN Tangerang mengatakan tidak ada yang meringankan terdakwa.Atas pertimbangan tersebut JPU menuntut kedua terdakwa Rahmat Arifin dan Imam Pariyadi dijatuhi hukuman mati. Karena dianggap terbukti melanggar pasal 340 KUHP tentang pembunuhan  berencana jo pasal 55 ke 1 KUHP.

Tersangka Rahmat Arifin ada tambahan dakwaan alternatif pasal 285 KUHP tentang perkosaaan.

“Menuntut majelis hakim memutuskan menyatakan terdakwa bersalah dan secara sah melakukan pembunuhan berencana dan perkosaan dan menjatuhi hukuman mati,” ucap Iqbal kepada ketua Majelis Hakim M Irfan Siregar.

Mendengar tuntutan jaksa, kedua terdakwa yang mengenakan peci dan rompi tahanan hanya tertunduk diam. Lalu Ketua Majelis Hakim meminta keduanya berkonsultasi dengan dua kuasa hukum mereka terkait pembelaan.

“Kami beri waktu satu minggu mempersiapkan untuk pledoi. Kalau mau dipersipkan secara tertulis silahkan, lewat kuasa hukum juga silahkan,” kata Irfan.

Kemudian, kedua terdakwa menyatakan akan mengajukan pembelaan baik secara pribadi maupun melalui kuasa hukum. Ketua Majelis Hakim M Irfan Siregar memutuskan untuk melanjutkan sidang dengan agenda pledoi pada Rabu (1/2/2017).(Adi/Latif).

 

banner 468x60
banner 468x60

No Responses

Tinggalkan Balasan