EMS Langsung Di Tahan KPK

EMS Langsung Di Tahan KPK
Eni Maulani Saragih (baju kuning) saat bersama suaminya Muhammad Al Khadziq (baju putih) tengah kampanye di Kabupaten Temanggung (tribunnews.com)

Jakarta (Brita7.com)- Eni Maulana Saragih (EMS),Wakil Ketua Komisi VII DPR RI,langsung ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)  di rumah tahanan cabang KPK di kavling K-4.

Legislator Partai Golkar itu ditahan usai ditetapkan sebagai tersangka dalam dugaan tindak pidana suap terkait  kesepakatan kontrak kerjasama Pembangunan PLTU Riau-l (PLTU Mulut Tambang Riau 1, 2 x 300 mega watt di Provinsi Riau).
Eni diduga menerima suap dari pihak swasta bernama Johanes B Kotjo dari Apac Grup Textil.

“EMS (Eni Maulani Saragih, red) ditahan untuk 20 hari pertama,” kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Jakarta, Sabtu (14/7/2018).

Sementara,lanjut Febri,terhadap pemegang saham Blackgold Natural Resources Limited, Johannes Budisutrisno Kotjo, juga dilakukan penahanan di rutan cabang KPK yang berada di Gedung KPK kavling C1. untuk 20 hari pertama.

Seperti diketahui, Eni istri dari calon Bupati terpilih Temanggung ini diduga menerima fee 2,5 persen dari nilai proyek yang akan diberikan kepada Eni dan kawan kawan terkait kesepakatan kontrak kerjasama pembangunan PLTU Riau-I.

Uang yang berada dari Johannes Budisutrisno Kotjo yakni Pemegang Saham Blackgold Natural Resources Limited pertama kali diberikan pada Desember 2017 sebesar Rp 2 miliar, pada Maret 2018 juga sebesar Rp 2 miliar, dan 8 Juni 2018 sebesar Rp 300 juta. Sementara sisanya sebesar Rp 500 juta diberikan pada Jumat (13/7/2018).

Uang sejumlah Rp 500juta dalam pecahan Rp 100 ribu dibungkus dalam amplop coklat yang dimasukkan ke dalam kantong plastik berwarna hitam.
Diduga uang diberikan oleh Johannes Budisutrisno Kotjo kepada Eni Maulani yang merupakan anggota DPR RI dari daerah pemilihan Jawa Timur X yang meliputi Lamongan dan Gresik.(ara)

 

banner 468x60
banner 468x60

No Responses

Tinggalkan Balasan