Jelang Putusan MK, Sebanyak 47 Personil TNI Dan Polri Disiagakan

Jelang Putusan MK, Sebanyak 47 Personil TNI Dan Polri Disiagakan
Kapolda Metro Jaya,Irjen Pol Gatot Eddy Pramono. (foto Antara)

Jakarta (Brita7)- Polda Metro Jaya,akan  mempersiapkan aparat keamanan untuk mengantisipasi  situasi terburuk menjelang diputuskannya hasil sengketa Pilpres 2019 oleh Mahkamah Konstitusi (MK).

Menurut Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Gatot Eddy Pramono, sebanyak 47 ribu personel TNI dan Polri akan disiagakan di semua titik strategis di Jakarta. Seluruhnya tentu yang memiliki keterkaitan dengan Pilpres, guna mencegah kerusuhan pada akhir Mei lalu berulang.

“Kita menyiapkan rencana pengamanan (menjelang putusan MK). Polri itu menyiapkan (untuk) situasi yang terburuk,” ujar Gatot usai Millenial Road Safety dan Festival Damai di Monas, Jakarta, Minggu, 23 Juni 2019.

Titik-titik strategis itu di antaranya,lanjut Gatot, Istana Negara, KPU, Bawaslu, DPR dan MK. Pengamanan khusus di MK  mencapai 12 ribu personel yang akan disiagakan.

“Pasukan-pasukan kita, pada titik yang mengalami potensi kerawanan, sudah kita siapkan,” ujar Gatot

Menurut Gatot  hingga Minggu ini, polisi masih belum menerima pemberitahuan terkait akan digelarnya aksi dalam waktu dekat.Meski demikian, personel TNI dan Polri dipastikan siaga pada titik-titik itu hingga seluruh tahapan penyelesaian sengketa pilpres selesai.

“Apakah ada nanti, massa yang unjuk rasa atau tidak unjuk rasa, kita akan tetap menempatkan pasukan pada titik-titik yang sudah kita persiapkan,” tegas Gatot.

Diketahui, MK akan menetapkan hasil sengketa Pilpres maksimal pada 28 Juni 2019,setelah bersidang sejak Jumat, 14 Juni 2019.

Dalam penetapannya nanti,MK bisa memutuskan digugurkannya gugatan Prabowo-Sandi yang membuat pemenang pilpres menjadi Jokowi-Ma’ruf.,atau bisa juga  memutuskan hal lain seperti rekomendasi pendiskualifikasian Jokowi-Ma’ruf, hingga pilpres ulang di sejumlah daerah.(B7)

 

 

banner 468x60
banner 468x60

No Responses

Tinggalkan Balasan