Jokowi: Apapun Yang Terbaik Untuk Negara Akan Saya Lakukan

Jokowi: Apapun Yang Terbaik Untuk Negara Akan Saya Lakukan
Presiden Joko Widodo (kedua kanan) didampingi Seskab Pramono Anung (ketiga kanan) menerima pengurus Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) di Istana Merdeka Jakarta, Kamis (13/6/2019). Presiden meminta masukan dari Apindo terkait pemerintahan ke depan, salah satunya tentang upaya peningkatan nilai ekspor. ANTARA

Jakarta (Brita7.com)-Presiden Joko Widodo,Minggu (16/5/2019) menghadiri halal Bihalal dengan aktivis 98 di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta.Dalam Sambutannya,Presiden Joko Widodo atau Jokowi. menyebut dirinya akan bekerja lebih maksimal dalam periode kedua pemerintahnya, seandainya ditetapkan menjadi presiden terpilih pemilihan presiden 2019.

“Saya dalam lima tahun ke depan Insya Allah sudah tidak memiliki beban apa-apa. Jadi keputusan-keputusan yang miring-miring, yang itu penting untuk negara ini, akan kami kerjakan. Karena saya sudah tidak memiliki beban apa-apa,” kata Presiden Jokowi.

Jokowi mengajak seluruh pihak untuk memberikan masukan apa saja yang masih harus dikerjakan. Demikian pula hal-hal yang harus diselesaikan ke depan. Pada kesempatan itu, Jokowi menekankan bahwa Indonesia adalah negara besar dengan berbagai persoalan besar pula. Dia menegaskan, Indonesia negara majemuk sehingga jangan pernah menganggap Indonesia kecil.

“Tidak ada lagi politik SARA,, dalam pemilu mendatang, politik SARA berbahaya bagi keutuhan Negara,” pinta Jokowi.

Jokowi memang sudah berkali-kali mengatakan bahwa dirinya tidak memiliki beban dalam lima tahun ke depan. Hal itu pertama kali diungkapkan Jokowi dalam pembukaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional 2019 di Hotel Shangri-La Jakarta, Kamis, 9 Mei 2019.

“Lima tahun ke depan mohon maaf saya sudah enggak ada beban. Saya sudah enggak bisa nyalonkan lagi. Jadi apapun yang paling baik, terbaik untuk negara akan saya lakukan,” kata Jokowi.

Hal yang sama sebelumnya juga disampaikan Jokowi saat menerima pengurus Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis, 13 Juni 2019. Dia meminta para pengusaha memberi masukan terutama terkait regulasi yang ada.

Bahkan, Jokowi siap mengeluarkan peraturan pemerintah pengganti undang-undang (Perpu) untuk memuluskan langkah pengusaha demi memajukan ekonomi Indonesia.

“Saya ngomong apa adanya, karena saya sudah gak ada beban apa-apa. Tolong gunakan kesempatan ini sehingga terobosan-terobosan yang ingin kami lakukan betul-betul yang memberikan efek tendangan kuat bagi ekonomi kita,” kata Jokowi saat itu.(tmp/kps)

 

banner 468x60
banner 468x60

No Responses

Tinggalkan Balasan