Patrialis Diduga Terima Suap, Loloskan Judicial Review UU No 41 Thn 2014

Patrialis Diduga Terima Suap, Loloskan Judicial Review UU No 41 Thn 2014
Patrialis Akbar,Hakim Konstitusi

Brita7.com – Komisi Pemberantasan Korupsi melakukan tangkap tangan terhadap hakim konstitusi  UU Patrialis Akbar. Patrialis ditangkap di Mal Grand Indonesia, Jakarta Pusat,bersama seorang wanita, pada Rabu (25/1) pukul 21.30 WIB. Patrialis ditangkap karena diduga menerima suap USD 20 ribu dan SGD 200 ribu.

“Pukul 20.30 WIB, Rabu, 25 Januari, tim bergerak dan menangkap PAK (Patrialis Akbar) di pusat perbelanjaan di Grand Indonesia dengan seorang wanita,” kata Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan dalam jumpa pers di gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Jaksel, Kamis (26/1/2017).

Sebelum menangkap Patrialis, KPK menangkap pihak swasta di lapangan golf di Rawamangun. Dari Rawamangun, tim KPK menyisir ke Sunter membekuk bos perusahaan impor daging, BHR.

KPK telah menyita sejumlah barang bukti dari kasus ini berupa uang, voucher, dan sejumlah dokumen. Basaria mengatakan suap kepada Patrialis diberikan oleh seorang pengusaha impor daging berinisial BHR.

Suap diberikan agar Patrialis meloloskan judicial review Undang-Undang Nomor 41 Tahun 2014 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan. BHR, yang memiliki 20 perusahaan impor daging, berharap dengan judicial review UU tersebut, bisnisnya bisa lancar.

“Ini dilakukan BHR agar bisnis impor daging mereka lebih lancar,” kata Basaria.

Patrialis, kata Basaria, menyanggupi permintaan BHR. Selain Patrialis dan BHR, KPK menangkap juga sembilan orang lainnya di tiga tempat berbeda.(dtk/ara)

banner 468x60
banner 468x60

No Responses

Tinggalkan Balasan