Pungli Merajalela di Samsat Ciledug Tangerang

Pungli Merajalela di Samsat Ciledug Tangerang

Tangerang (brita7.com)-Praktek pungutan liar (pungli) ternyata masih terjadi di kantor Satuan Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Ciledug Kota Tangerang. Para Wajib Pajak (WP) diharapkan untuk berhati-hati dan segera melaporkan oknum pelaku praktek pungli tersebut kepada tim saber pungli. Hal itu terungkap, saat Slamet, warga Pinang yang ingin memperpanjang STNK dan biaya balik nama (BBN) kendaraan bermotor milik kakaknya.

Menurut dia, saat mengambil berkas cek fisik kendaraan bermotor di loket, dirinya dimintai uang Rp. 30 ribu yang tidak tercantum di dalam notice.

“Selain cek fisik yang dimintai Rp. 30 ribu, ada lagi biaya pembelian stopmap dan pemeriksaan berkas di sana. Biaya itu aneh buat saya karena tidak tercatat di dalam notice yang diterima. Totalnya untuk biaya aneh itu kurang lebih Rp. 95 ribu,” kata Slamet kepada brita7.com, Jumat (8/2/2019).

Dia mengaku mengurus kendaraan milik kakaknya sendiri dan tidak menggunakan jasa calo. Ia mengatakan jika menggunakan jasa calo ada biaya tambahan Rp.200 ribu untuk kendaraan bermotor roda dua dan untuk kendaraan roda empat, biaya tambahan Rp. 500  ribu.

“Urus sendiri aja kita masih dimainkan begini apalagi jika diurus calo. Saya ini orang susah mas, tapi para calo itu mengatakan prosesnya mau cepat atau biasa karena harga jasanya berbeda,” katanya meniru ucapan calo.

Sungguh ironis disaat Jokowi mencanangkan program bebas pungli dan pelayanan yang cepat dan maksimal kepada masyarakat tapi kenyataannya di Samsat Ciledug Kota Tangerang, masih ada praktek pungli yang sebenarnya menyengsarakan masyarakat.

Hingga berita ini diturunkan Kepala Unit (Kanit) STNK di Kantor Samsat Ciledug belum bisa dimintai keterangannya. (Supri)

banner 468x60
banner 468x60

No Responses

Tinggalkan Balasan