Restoran RK Diduga Langgar UU Ketenagakerjaan

Restoran RK Diduga Langgar UU Ketenagakerjaan
Saiful Millah (berkopiah) Ketua BPPKB,Kota Tangerang

Tangerang (Brita7.com)- Restoran RK yang berlokasi di jalan raya Gatot Subroto,Kecamatan Priuk,Kota Tangerang,dituding melanggar UU nomor 13 thn 2003 tentang ketenagakerjaan.Selain itu, restoran tersebut juga diduga memperlakukan buruhnya tidak sesuai dengan harkat dan martabat sebagaimana mestinya,seperti upah layak.

Hal ini disampaikan,Ketua Badan Pembina Potensi Keluarga Besar Banten  (BPPKB) Kota Tangerang,Saiful Milah ketika ditemuin di rumahnya dibilangan Keroncong,Kecamatan Priuk, Kota Tangerang, Rabu (21/8/2018)

BPPKB  Kota Tangerang meminta kepada Pemerintah Kota Tangerang, dalam hal ini Dinas Tenaga Kerja untuk menindak manajemen restoran RK di Jl Gatot Subroto, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang karena memberi upah pekerjanya sangat minim jauh dari standar.

Dijelaskan Saiful Milah,BPPKB diminta oleh pekerja di restoran RK untuk menjadi kuasa khusus keterkaitan tentang hak-hak karyawan dan tentang peraturan ketenegakerjaan di restoran RK..

“Pekerja di restoran RK, baru masuk diberi upah Rp600 ribu. Bekerja tujuh tahun dikasih upah Rp1,2 juta. Memang sih mereka diberi makan dan mess. Tapi kamarnya 2×6 meter dihuni enam orang tanpa kasur dan bantal. Nah, kalo ga tinggal di mess, cuma dikasih uang Rp50 ribu per bulan,” ungkap Saiful Milah,

Dengan nada kesal,Saiful Milah,yang juga bacaleg partai Golkar ini menjelaskan, pengusaha rumah makan RK memperkerjakan pekerjanya sangat tidak manusiawi. Para pekerja masuk pukul 10 pagi sampai 22 malam. Dengan rentang kerja selama 12 jam, para pekerja tidak dihitung lembur.

“Pelayan tukang nasi uduk lesehan di seberang restoran RK saja diberi upah Rp900 ribu. Ini restoran ngasih upah cuma Rp600 ribu. Keterlaluan!” terang Saiful.

Sementara itu, ketika Brita7.com mengkonfirmasi ke pihak manajemen restoran RK,tak seoranpun yang mau memberikan penjelasan bahkan beberapa karyawan yang dijumpai tidak bersedia memberikan penjelasan dan terkesan alergi terhadap awak media.(condro)

 

banner 468x60
banner 468x60

No Responses

Tinggalkan Balasan