Terkait Pengurusan AJB: Diduga Lurah Dan Staff Kecamatan Tangerang Tipu Warga

Terkait Pengurusan  AJB:  Diduga Lurah Dan Staff Kecamatan Tangerang Tipu Warga
Buku Akte

Brita7.com-Walikota Tangerang, Arief Wismansyah berkomitmen akan terus memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat Kota Tangerang. Namun kenyataan dilapangan, harapan masyarakat untuk mendapatkan pelayanan terbaik hasilnya terbalik, bukannya menguntungkan malah mendapat kerugian.

Seperti yang di alami Ruslan (45) warga Kampung Kelapa Cikokol, Kelurahan Kelapa Indah Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang. Ruslan merasa dirugikan oleh oknum Lurah dan aparat Kecamatan Tangerang dalam hal urusan Akte Jual Beli (AJB). “Saya sangat kesal dan kecewa terhadap aparat kecamatan Tangerang, terlebih dengan Lurah,” tegas Ruslan..

Ruslan mengeluhkan surat Akta Jual Beli (AJB) yang diurusnya 2 tahun yang lalu tak kunjung selesai. Padahal, dirinya telah menyerahkan persyaratan dan uang sebanyak Rp 5 juta kepada Lurah Kelapa Indah yang saat itu dijabat Deni.

“Sampai sekarang, berarti sudah 2 tahun lebih saya serahkan persyaratan dan uangnya ke Deni,” ungkap Ruslan saat ditemui brita7.com dikediamannya.

Ia mengaku, bahwa pengurusan AJB tersebut untuk tanah miliknya yang berlokasi di Kampung kelapa RT 02/005, Kelurahan Kelapa Indah, Kecamatan Tangerang. Ruslan juga menyesal, sudah terlalu percaya dengan Deni. Pasalnya, pengurusan AJB yang terlalu lama, justru takut kena denda saat membayar pajak tanah tersebut.
“Saya beri uang ke Deni karena percaya untuk pengurusan AJB itu agar cepat selesai,” katanya lagi.

Deni Mantan Lurah Kelapa Indah yang sekarang menjabat sebagai Lurah Bugel ketika ditemui diruang kerjanya mengakui hal tersebut.

“Memang benar saya menerima uang dari Ruslan untuk pengurusan AJB. Tapi persyaratan dan uangnya sudah saya serahkan Pa Ade Zuhri selaku staff PPAT Kecamatan Tangerang. Silahkan tanya Pa Ade. Nanti saya bantu hubungi beliau,” terangnya.

Ditempat terpisah Ade Zuhri mengakui terima persyaratan dan uang untuk pengurusan AJB atas nama Ruslan. “Iya saya terima berkas dan uang dari Pa Deni untuk buat AJB, tapi uangnya cuma Rp. 3.000.000,-.” Ungkapnya.

Menanggapi keluhan warga tersebut, Sumuyan Lubis, SH, Ketua LSM Nusantara Corruption Watch (NCW), berjanji akan segera melaporkan masalah ini kepada Walikota dan aparat hukum karena masalah ini jelas sudah penipuan. Saya minta Walikota dan aparat hukum untuk memanggil dan memberikan sanksi kepada yang bersangkutan.

“Saya akan melaporkan yang bersangkutan kepada aparat terkait mengenai sanksi apa yang akan diberikan, itu tergantung Pa Walikota dan aparat hukum,” tandas Lubis.

Informasi yang di himpun brita7.com, bukan hanya Ruslan korban penipuan oknum tersebut. Bahkan masih banyak warga Kelurahan Kelapa Indah yang jadi korban oknum tersebut dalam pengurusan AJB. (Yanto)

 

banner 468x60
banner 468x60

No Responses

Tinggalkan Balasan