Warga Cikoneng Girang Gugat Pemilik Tower

Warga Cikoneng Girang Gugat Pemilik Tower
Perlengkapan peralatan tower milik PT Inti Bangun Sejahtera,TBK dan PT Dian Suastika dibongkar

Pengadilan Negeri Tangerang (Brita7.com)-Sidang gugatan perbuatan melawan hukum perdata warga Cikoneng Girang RT 02/03 kelurahan Manis jaya Kecamatan Jatiuwung terhadap PT Inti Bangun Sajahtra TBK dan PT Dian Suastika sebagai tergugat pemilik Tower.

Sidang hari ini Kamis tanggal 1 Agustus 2019 agenda sidang saksi dari penggugat.
Akibat tergugat kurang koperaktif sampai jam 15.00 belum juga di buka dan tergugat  malah meninggalkan ruang sidang.

Menurut kuasa hukum penggugat Muh Encep SH, Ahmad Abidin SH dan rekan,kepada wartawan di Pengadilan Negeri Tangerang mengatakan perkara ini kami daftarkan pada bulan Desember 2018 dan sampai saat ini sidang masih berjalan.

Warga menduga  ada indikasi pembohongan informasi oleh Badan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (BPTSP) Kota Tangerang terkait perijinan tower tersebut.

Bahwasanya ketika agenda sidang penyampaian bukti dari turut tergugat dua, pemkot tidak menyampaikan bukti-bukti ke hakim terkait ijin pendirian menara tower oleh PT Inti Bangun Sejahtra TBK dan PT Dian Suastika.,Sedangkan turut tergugat satu dari pihak kelurahan manis jaya hanya satu kali hadir dalam persidangan.

Terkait perijinan pihak tergugat menara Tower dalam persidangan memberikan bukti satu bandel ijin lingkungan yang dikeluarkan oleh (OSS ) prinsip out dari sistem dalam bukti T II di keluarkan pada tanggal 7 Januari 2019.

“Sedangkan gugatan saya 2018,” ujar Encep.

Sementara bukti T I berupa sertifikat hak guna bangunan yang sudah di beli oleh PT tergugat satu dengan no sertifikat 107 BF 633029 yang di keluarkan 30 Juli 2009 oleh BPN Kota Tangerang.

“Seharusnya perusahaan tidak boleh memiliki tanah tersebut dan harus mengontrak tanah warga karena berkaitan dengan ijin parpostel per 10 tahun sekali,” jelas Encep.

Ijin rekomendasi berdirinya tower,lanjut Encep,hanya dari kelurahan sedangkan Peraturan Daerah (Perda) Kota Tangerang no 32 tahun 2017 menyatakan pembangunan menara telekomunikasi di terbitkan oleh dinas sebagai mana di maksud dalam pasal 17 ayat (1) 2 3 dan 4.

Sampai saat ini sidang masih berlanjut, tapi menurut Sulardi,salah satu warga yang ikut menggugat mengatakan pihak tergugat 1 dan 2 sudah membuka atau melepas barang bukti menara tower berupa tabung pemancar sinyal,dan  lampu pun sudah mati.(ply)

 

banner 468x60
banner 468x60

No Responses

Tinggalkan Balasan