Alumni SMPN Bayan, Temu Kangen DI Bandung

Alumni SMPN Bayan,  Temu Kangen  DI Bandung
Para Alumni SMPN Bayan '88 foto bareng, (foto/sigit sugiarto)

Bandung (brita7.com)-Setelah 32 tahun berpisah alumni SMPN Bayan  tahun ‘88, Purworejo,Jawa Tengah, mengadakan acara temu kangen, pada Sabtu 25 Januari 2020, bertempat di Cililin Bandung Barat.  Acara Temu kangen  tersebut merupakan momen berharga bagi alumnus, yang sudah sekian lama berpisah.

Acara tersebut merupakan inisiatif dari Almudi dengan didukung oleh teman – teman yang ingin menjalin kembali  komunikaasi dan hubungan persahabatan yang selama 32 tahun terputus.

Menurut Almudi acara temukangen  kali ini,  yang datang tidak hanya dari  Bandung saja, tetapi juga di hadiri oleh alumnus yang berdomisili di Purworejo, Cilacap, Mojokerto, Bangka, Jakarta, Tangerang dan Bekasi.

“Peserta temu kangen tidak hanya dari Bandung saja tapi ada yang dari luar kota bahkan dari kampong halaman kami,”terang Alamudi.kepada Brita7.com ketika ditremui disela – sela acara.

Alamudi berharap  temu kangen  yang dilaksanakan hari ini,diharapkan  bisa untuk mengenang kembali saat mereka menimba ilmu di SMPN Bayan, dan untuk kedepannya dapat menjalin persahabatan yang  semakin akrab. Apalagi alumnus SMPN Bayan1988, sekarang sudah tersebar dengan  berbagai macam profesi.

“Smoga dengan terjalinnya silaturahmi ini,akan semakin terjalin dengan para alumni lain yang saat ini belum bisa bersilaturahmi ,”harap Almudi selaku inisiator acara.

Hal terebut juga diungkapkan oleh Wakhid Hasyim yang datang dari Puworejo, merasa bersyukur bisa bertemu kembali dengan teman,  bisa bercerita dan bercanda layaknya seperti waktu di sekolah.

“Alhamdulillah,bisa ketemu lagi dengan temen-temen,jadi teringet masa-masa SMP,”papar Wakhid Hasyim yang sekarang merupakan pegawai ASN dilingkup Pemda Purworejo.

Sementara itu, Edi dan Paisah yang datang dari Mojokerto  dan Cilacap mengatakan sempat tidak mengenali alumnus lainnya, akan tetapi setelah bertegur sapa baru bisa mengingat kembali dengan teman semasa SMP dulu..

“Wis pada kelalen,karo kancane kie, nek ora nyebut jenengge,”canda Paisah dengan logat cilacapnya.

Suasana semakin akrab,ketika berbagai macam kegiatan diadakan dengan menyanyi bersama, sharing antar teman, makan dengan menu tradisional,foto bersama.(sigit)

banner 468x60
banner 468x60

No Responses

Tinggalkan Balasan