Pasien Covid-19 Di Rumah Singgah Griya Anabatic Menurun

Pasien Covid-19 Di Rumah Singgah Griya Anabatic Menurun

Tangerang (Brita7.com) — Wakil Bupati Tangerang, H. Mad Romli memantau langsung pelayanan penanganan pasien Covid-19 di Rumah Singgah Griya Anabatic di Jalan Dasana Indah Bojong Nangka, Kecamatan Kelapa Dua Kabupaten Tangerang Banten.

“Hari ini saya baru mengunjungi Rumah Singgah Griya Anabatic dan melihat langsung perkembangan penanganan pasien Covid-19,” ujar H. Mad Romli, Rabu (6/5/20).

H. Mad Romli yang kemarin berulang tahun ke 48 mengucapkan terima kasih kepada para tenaga medis dan Kepala Puskesmas zona merah yang banyak berjasa dalam menangani pasien Covid-19.

Tenaga medis saat ini berjuang sebagai gerbang terdepan dalam penanganan pasien Covid-19, baik yang ada di Griya Anabatic, rumah sakit, puskesmas dan para relawan yang ikut membantu dalam penyembuhan pasien.

H. Mad Romli yang ditemani Asda 1 Kabupaten Tangerang, Hery Heryanto, Kepala Dinas Kesehatan dan Camat Kelapa Dua, sangat berharap tidak ada lagi perpanjangan PSBB tahap ketiga di Kabupaten Tangerang karena sangat memakan waktu dan tenaga, dalam hal ini bukan hanya tenaga medis saja yang menangani Covid-19 tetapi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Tangerang juga bergerak bekerja keras mengatasi wabah virus corona yang melanda negara Indonesia bahkan dunia.

“Saya harap tidak ada lagi PSBB ketiga di Kabupaten Tangerang, semua ini makan waktu dan tenaga baik medis dan ASN. Masyarakat masih banyak perlu bantuan,” ujar H. Mad Romli.

Menurut H Mad Romli,penanganan pasien di Rumah Singgah Griya Anabatic sangat baik, dan berharap para pasien mudah-mudahan cepat sembuh, bisa bergabung lagi dengan keluarga, apa lagi sebentar lagi lebaran Idul Fitri..

Sementara itu penanggungjawab pelayanan Rumah Singgah Griya Anabatic Kabupaten Tangerang,dr Muchlis, menjelaskan, bahwa jumlah kamar pasien di Griya Anabatic terdapat 100 kamar dengan fasilitas rumah sakit. Pasien Covid-19 yang tanpa gejala menjalani isolasi selama 14 hari, dan tersedia fasilitasnya lengkap, seperti ruang IGD, ruang perawatan, apotik, ada dokter jaga dan tenaga medis dari relawan kesehatan.

“Mulai operasional pelayanan tanggal 20 April 2020 dan mulai menerima pasien pada hari selanjutnya,” ujar dr Muchlis.

Di Rumah Singgah Griya Anabatic,terang dr Muchlis, jumlah relawan yang bertugas sebanyak 114 orang, terdiri dari tenaga dokter spesialis, dokter umum, perawat, apoteker, asisten apoteker, analis laboratorium dan sopir ambulans.

“Untuk jumlah pasien yang dirawat totalnya 44 orang, 10 orang sembuh. Setelah keluar yang sembuh menjadi 34 orang dan hari ini akan ada penambahan 5 orang yang berasal dari Sepatan, Balaraja dan Pasar Kemis,” katanya. (Humas Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Tangerang)

banner 468x60
banner 468x60

No Responses

Tinggalkan Balasan