Pelarangan Mudik Mulai Diberlakukan

Pelarangan Mudik Mulai Diberlakukan
Bus tujuan Jawa Tengah dan Jawa Timur dari Jakarta diminta putar balik di Jalur non Tol di perbatasan Bekasi-Karawang, tepatnya di jalan raya Tanjungpura-Kedunggede, yang terhubung langsung dengan Jalan Raya Pantura,Jumat (24/4/2929)

Jabodetabek (Brita7.com)-Sesuai Peraturan Menteri Perhubungan RI Nomor 25 tahun 2020. Tentang pengendalian transportasi, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang, menegaskan pembatasan operasional seluruh jenis kendaraan angkutan umum di masa penerapan Pembatasan Sosial Bersekala Besar (PSBB) maka pelarangan mudik bagi kendaraan umum dan pribadi di Kota Tangerang berlaku hingga 31 Mei 2020.

“Dari mulai hari ini sampai dengan 31 Mei. Intinya ini pengendalian transportasi diperuntukkan bagi transportasi apa saja, baik darat, laut, udara dan kereta api juga termasuk diatur di dalam Permenhub nomor 25,” jelas Kepala Dinas Perhubungan Kota Tangerang, Wahyudi Iskandar, Jumat (24/4).

Berdasarkan Permenhub tersebut, maka pihaknya bersama petugas gabungan TNI, Polri, Satpol PP dan lainnya, melakukan penyekatan di tol ruas Tangerang, serta pemeriksaan di pos check point.Pihaknya, akan menerapkan sanksi tegas, jika kedapatan menemukan angkutan umum bus dan kendaraan pribadi yang nekat keluar dari Kota Tangerang, untuk diminta memutar balik.

“Saya sampaikan bus AKAP sudah tidak boleh beroperasi. Kalau mau berangkat disuruh balik lagi. Paling tidak pengawasan di titik berangkat (Terminal) harus kuat, dan itu merupakan kewenangan BPTJ,” terang dia.

Sementara itu pantauan Brita7.com,tindakan pencegahan mudik dilakukan kepolisian dan Jasa Marga, dengan cara mendirikan pos pemeriksaan di Tol Jakarta Cikampek KM 28, Jumat (24/4/2020).Tidak hanya kendaraan pribadi, angkutan umum seperti bus yang mengangkut pemudik pun diminta memutar balik oleh petugas.

Menurut Kabag Operasional Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Dermawan Karosekali arus lalu lintas di Tol Jakarta-Cikampek ramai lancar, walau marak pemudik diminta putar balik.

“Ada cukup banyak kita suruh putar balik, tapi kita lihat pagi ini sebagian besar kendaraan-kendaraan karyawan yang bekerja di Karawang,” terang Karosekali.(Wnata)

banner 468x60
banner 468x60

No Responses

Tinggalkan Balasan